Semarang (ANTARA News) – Intelektual muda yang berakar pada para mahasiswa, saat ini mulai hilang seiring dengan membanjirnya kekuatan kapitalisme lewat budaya massa dan budaya instan lainnya.
…
“Intelektual muda tidak saja mereka yang memegang laptop ke mana-mana, namun mereka yang sering `nongkrong` dan berada di jalanan,” katanya.
Sebab, katanya, intelektual muda harus dekat dengan masyarakat agar mengetahui permasalahan sesungguhnya yang dihadapi oleh masyarakat.(*)


memang sangat menghawatirkan kondisi anak muda sekarang, tak terkecuali mahasiswa. semuanya sudah tergiring kedalam kesadaran materialistis.
saya tidak tahu yang mana yang harus disalahkan tapi jika anak muda belum punya paradigma yang jelas akan hidupnya. ini yang akan menjadikannya gampang terjatuh kedalam liang neraka kehidupan
intelektual kampus mulai hilang.
benar. mahasisiswa yang di kenal sebagai agen perubahan. mahasiswa yang biasa kemana-mana mambawa buku dan wacana yang hangat di perbincangkan, balakangan ini berubah. tangan mahasiswa tidak lagi berbuah buku dan konsep keilmuan. di tangannya hp tak lepas. yang di pikirkan bagaimana pulsa tak pernah kurang.
mahasiswa di mana gaungmu?
mahasiswa sekarang hanyalah sekumpulan orang yang datang berbondong ke stasiunh TV dengan mengenakan almamater kemudian tertawa dan tepuk tangan, tanpa mampu untuk kritis terhadap keadaan sosial dimasyarakat, , ,